Belakangan ini, netizen ramai membicarakan berbagai masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih (ISK), usus bengkak, batu ginjal, hingga GERD yang dialami sebagian remaja sebelum meninggal dunia. Banyak dari mereka diketahui harus menjalani prosedur kolonoskopi karena dinding usus mengalami penebalan yang menandakan adanya peradangan serius. Dalam dunia medis, kondisi radang usus ini dikenal sebagai Inflammatory Bowel Disease (IBD), yaitu penyakit kronis yang menyebabkan peradangan dan kerusakan pada saluran pencernaan.
IBD biasanya ditandai dengan gejala seperti diare berkepanjangan, sakit perut, kram, kelelahan, hingga buang air besar disertai darah. Meski faktor genetik dan gangguan sistem imun menjadi penyebab utama, gaya hidup yang tidak sehat juga dapat memperburuk kondisi ini, terutama di kalangan anak muda.
Beberapa kebiasaan yang menjadi pemicu antara lain pola makan tidak sehat seperti sering mengonsumsi makanan cepat saji, makanan ultra-proses, serta camilan tinggi gula dan rendah serat. Selain itu, gaya hidup minim aktivitas fisik atau terlalu banyak duduk, kurang tidur, serta stres berkepanjangan juga dapat memicu peradangan dalam tubuh, termasuk pada dinding usus.
Kebiasaan merokok, konsumsi alkohol berlebihan, obesitas, serta gangguan kecemasan juga diketahui dapat memperparah kondisi radang usus. Karena itu, meski faktor genetik tidak bisa dihindari, menerapkan pola hidup sehat tetap penting untuk mengurangi risiko, mencegah kekambuhan, dan memperlambat perkembangan penyakit tersebut.