Seorang prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kontingen Garuda (Konga) pada misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) dilaporkan gugur akibat serangan Israel di Lebanon. Selain itu, beberapa prajurit lainnya juga mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.
Karo Infohan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menyampaikan bahwa korban terdiri dari satu prajurit meninggal dunia, satu orang mengalami luka berat, dan dua lainnya luka ringan.
Ia memastikan seluruh prajurit yang terluka telah mendapatkan penanganan medis. Kondisi mereka terus dipantau untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal.
Peristiwa ini terjadi di tengah saling serang artileri antara kedua pihak yang bertikai. Saat ini, proses klarifikasi masih dilakukan oleh UNIFIL, sementara perkembangan lebih lanjut akan disampaikan oleh Mabes TNI.