Indonesia akan meminjamkan sepasang komodo ke Jepang program breeding loan untuk mendukung upaya konservasi satwa langka. Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menyebut, komodo jantan dan betina tersebut akan dikirim ke kebun binatang di Shizuoka guna dikembangbiakkan. Sebagai timbal balik, Jepang akan mengirimkan satwa eksotis seperti jerapah dan panda merah ke Indonesia. Program ini bertujuan meningkatkan konservasi sekaligus kesadaran publik terhadap keanekaragaman hayati.
Kesepakatan tersebut telah dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani oleh Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni dan Gubernur Prefektur Shizuoka Yasutomo Suzuki. Kerja sama ini juga melibatkan skema Business to Business (B2B) antara Kebun Binatang Surabaya dan iZoo di Jepang. Pemerintah memastikan seluruh proses—mulai dari transportasi hingga perawatan—akan mengikuti standar internasional seperti CITES, dengan pengawasan ketat demi menjamin kesejahteraan satwa.
Rencananya, pengiriman komodo dijadwalkan paling cepat pada Juni mendatang, setelah seluruh dokumen teknis rampung. Saat ini, populasi komodo di Indonesia diperkirakan lebih dari 3.000 ekor dan berstatus terancam punah menurut IUCN. Kerja sama ini juga menjadi bagian dari diplomasi lingkungan antara Indonesia dan Jepang, seiring kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto yang bertemu dengan Naruhito dan Perdana Menteri Sanae Takaichi, sekaligus memperkuat hubungan bilateral kedua negara.