Ledakan terjadi di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 yang sedang bersandar di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh, Jumat (12/6/2026). Kepala KSOP Malahayati, Amfami, mengatakan insiden diduga berasal dari satu unit pompa atau tabung hidrolik saat 14 taruna Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Malahayati mengikuti praktik lapangan. “Kapal itu tiba dari Sabang pukul 09.40 WIB dan kejadiannya pukul 11.13 WIB. Semua penumpang pada saat itu sudah turun semua,” katanya.
Menurut Amfami, setelah kapal berlabuh, Kepala Kamar Mesin (KKM) yang juga instruktur Poltekpel Malahayati mengajak para taruna belajar mengenal mesin di kamar mesin kapal. “Saat itulah terjadi insiden itu, satu unit pompa (tabung hidrolik) yang sedang diajarkan kepada taruna tiba-tiba meledak. Dugaan awal pastinya kami belum tahu juga, nanti kami tunggu investigasi dari pihak kepolisian,” ujarnya. Saat kejadian terdapat 16 taruna di kapal, dengan 14 orang berada di kamar mesin dan dua lainnya di bagian atas.
Amfami menegaskan praktik lapangan berlangsung sesuai prosedur dan para taruna berada dalam pengawasan kru kapal serta KKM. “Mereka tidak selalu diajak untuk praktik, ada waktunya beliau (KKM) mengajar ya beliau mengajar, proses pelatihan itu juga berjalan sesuai SOP. Secara SOP para taruna ini tetap diawasi oleh orang kapal dan KKM itu sendiri,” tuturnya. Ia menambahkan, “Kondisi kapal tidak apa-apa, cuma hanya satu unit pompa itu saja. Kapal masih bisa berjalan karena masalahnya bukan di mesin, tapi di salah satu pompa hidrolik,” pungkasnya.