Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda, bukan sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga momen memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan mempererat hubungan keluarga. Namun, banyak orang masih kaget saat hari pertama puasa karena belum menyiapkan fisik dan mental. Padahal, persiapan sejak dini membuat puasa lebih nyaman, tubuh tetap bertenaga, dan ibadah lebih khusyuk.
Agar tubuh siap, mulailah mengubah pola makan secara bertahap dengan mengurangi makanan tinggi gula dan gorengan, memperbanyak sayur dan buah, serta mengatur jam makan. Kurangi juga konsumsi kafein secara perlahan agar tidak mengalami sakit kepala saat puasa. Selain itu, perbaiki pola tidur dari sekarang supaya tubuh tidak kaget dengan perubahan jadwal selama Ramadan.
Dari sisi ibadah dan kesehatan, buat target yang realistis seperti rutin membaca Al-Qur’an, bersedekah, atau memperbanyak dzikir. Bagi yang memiliki riwayat penyakit seperti maag, diabetes, atau hipertensi, sebaiknya berkonsultasi dengan tenaga medis agar pola makan, aktivitas, dan obat dapat disesuaikan selama puasa.
Tak kalah penting, siapkan kondisi finansial dan mental. Susun anggaran khusus Ramadan agar pengeluaran tetap terkendali, sekaligus tetap bisa berbagi. Di saat yang sama, latih kesabaran, jaga ucapan, dan perbaiki hubungan dengan keluarga maupun teman agar Ramadan dijalani dengan hati lebih tenang dan bermakna.