Hasil Uji Lab Keluar! BPOM Temukan Kontaminasi Bakteri S. aureus pada Menu MBG di Simpang Mamplam Bireuen : Telur Retak dan Ayam Kurang Matang
Aceh

Hasil Uji Lab Keluar! BPOM Temukan Kontaminasi Bakteri S. aureus pada Menu MBG di Simpang Mamplam Bireuen : Telur Retak dan Ayam Kurang Matang

Admin SA

BPOM Aceh resmi merilis hasil uji laboratorium terkait keracunan massal ratusan murid di Bireuen pada akhir Februari lalu. Hasil pemeriksaan sampel menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) menunjukkan adanya kontaminasi bakteri Staphylococcus aureus pada lauk telur dan ayam. “Sudah keluar hasilnya, ditemukan kontaminasi bakteri S. aureus di telur dan ayam,” ujar Kepala BBPOM Aceh, Riyanto, Kamis (5/3/2026).

Kontaminasi ini diduga kuat terjadi akibat kelalaian dalam pemilihan bahan baku dan proses pengolahan yang tidak sempurna, seperti penggunaan telur retak dan ayam yang kurang matang. Jeda waktu distribusi yang terlalu lama dari dapur ke sekolah turut memperparah kondisi makanan. Riyanto menjelaskan, “Bisa jadi penggunaan bahan baku telur yang retak cangkang, serta proses masak ayam yang kurang matang sehingga jeda waktu lama dari penyiapan sampai dikirim ke sekolah membuat makanan tercemar bakteri.”

Atas temuan ini, BPOM telah melayangkan peringatan keras kepada pihak penyedia makanan dan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bireuen untuk evaluasi menyeluruh. Selain pengetatan pengawasan, otoritas terkait mempertimbangkan pencabutan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) milik dapur penyedia. “Hal ini akan dievaluasi oleh tim surveilans dari kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan Bireuen,” pungkas Riyanto.