Aceh
5 menit dibaca

Mendagri Tito: Aceh Masih Butuh Perhatian, Baru Satu Daerah Pulih Pasca Banjir

A

admin

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menyebut pemulihan pascabencana banjir bandang di Aceh masih memerlukan kerja keras. Hingga kini, dari 18 daerah terdampak, baru Kabupaten Aceh Besar yang dinilai telah kembali dalam kondisi normal.

Hal tersebut disampaikan Tito saat rapat koordinasi lintas kementerian/lembaga dan konferensi pers terkait penanganan bencana di wilayah Sumatera yang digelar di Kantor Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (26/1). Ia menegaskan bahwa penanganan di Aceh membutuhkan perhatian lebih serius.

Menurut Tito, baru sembilan kabupaten/kota di Aceh yang kondisinya mendekati normal. Sementara delapan daerah lainnya masih membutuhkan penanganan khusus, terutama wilayah dataran tinggi seperti Bener Meriah, Gayo Lues, dan Aceh Tengah.

Ia menjelaskan, kendala utama pemulihan di daerah tersebut disebabkan oleh kerusakan infrastruktur, mulai dari jalan yang longsor hingga jembatan yang putus. Meski akses jalan nasional telah mulai dibuka, sebagian wilayah masih mengandalkan jembatan sementara atau jalur alternatif untuk mobilitas masyarakat.