Wali Kota Banda Aceh : Disiplin Bukan Pilihan, Tapi Kewajiban Bagi setiap ASN
Aceh

Wali Kota Banda Aceh : Disiplin Bukan Pilihan, Tapi Kewajiban Bagi setiap ASN

Admin SA

Pemerintah Kota Banda Aceh mencatat tingkat kedisiplinan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang sangat tinggi pasca libur Idulfitri 2026. Dalam apel gabungan di Balai Kota, Senin (6/4), tercatat sebanyak 6.298 ASN hadir atau mencapai 99,59 persen. Capaian ini konsisten dengan hasil sidak hari pertama kerja (25/3) yang menyentuh angka 99,65 persen kehadiran dari total 44 OPD.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menegaskan bahwa nilai-nilai Ramadan seperti disiplin dan tanggung jawab harus terwujud dalam kinerja nyata. Beliau memberikan atensi khusus kepada 26 ASN yang tidak hadir tanpa keterangan. “Saya tidak ingin angka ini dianggap kecil. Karena satu ketidakhadiran tanpa alasan adalah bentuk pengabaian terhadap tanggung jawab,” tegas Illiza.

Selain kehadiran fisik, fokus utama pemerintah adalah kesiapan layanan publik dan akuntabilitas tata kelola, termasuk keberhasilan Banda Aceh menjadi daerah pertama di Aceh yang menyerahkan LKPD 2025 ke BPK. Illiza mengingatkan bahwa disiplin bukan sekadar administrasi, melainkan integritas. Beliau menyatakan, “Bulan Syawal ini adalah momentum pembuktian, apakah nilai-nilai itu kita bawa dalam pekerjaan.”

Menghadapi agenda strategis seperti HUT Kota ke-821 dan Rakerwil I APEKSI, seluruh OPD diinstruksikan untuk meningkatkan koordinasi meski menerapkan sistem kerja fleksibel (WFO/WFH). Sebagai penutup arahannya, Illiza berpesan agar ASN tidak hanya mengejar presensi tetapi juga esensi pelayanan. “Jangan biarkan kita hanya dikenal sebagai ASN yang hadir, tetapi jadilah ASN yang bekerja dan memberi makna,” pungkasnya.