Pemerintah Kabupaten Aceh Timur kini sedang mempercepat pembangunan 2.592 unit Hunian Sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana. Hingga awal Februari 2026, proyek ini telah memasuki tahap akhir dengan fokus utama pada percepatan di seluruh kecamatan terdampak agar warga dapat segera menempati hunian yang layak.
Berdasarkan laporan terbaru, sebanyak 1.367 unit skema insitu dan 201 unit skema komunal sedang dalam proses pengerjaan oleh 24 vendor. Dari jumlah tersebut, ratusan unit telah rampung 100 persen, sementara sisanya terus dikebut dengan ketersediaan material yang sudah disiagakan di berbagai lokasi pembangunan.
Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, menegaskan bahwa penyediaan hunian yang aman dan manusiawi merupakan prioritas utama untuk memulihkan kondisi pascabencana. Meski mengejar target waktu, pemerintah tetap memastikan kualitas bangunan dan ketepatan sasaran bagi para penerima manfaat.
Kecamatan Pante Bidari menjadi wilayah dengan penerima manfaat terbanyak, mencapai 1.541 unit. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan lapangan demi menjamin seluruh pembangunan berjalan sesuai standar dan kebutuhan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal.