Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat melaporkan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) telah mencapai 20,5 hektare dan menyebar di enam kecamatan. Hingga Selasa (4/8/2026), tim gabungan masih melakukan pemadaman intensif melalui jalur darat dan udara.
Plt Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronal mengatakan sebagian besar titik api telah berhasil dikendalikan. Progres penanganan di mayoritas lokasi mencapai sekitar 90 persen, sementara kebakaran di Desa Gunong Kleng, Kecamatan Meureubo, telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.
Kebakaran terjadi di Kecamatan Meureubo, Samatiga, Johan Pahlawan, Woyla Barat, Bubon, dan Arongan Lambalek. Operasi pemadaman melibatkan personel BPBD, pemadam kebakaran, TNI, Polri, masyarakat, dan mahasiswa, dengan dukungan kendaraan operasional, mesin pompa air, dan drone untuk memantau titik api.
BPBD menyebut keterbatasan sumber air dan angin kencang menjadi kendala utama dalam proses pemadaman. Kebakaran juga mulai menimbulkan kabut asap yang mengganggu pernapasan warga dan jarak pandang di sejumlah wilayah. Sementara itu, penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang.