Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan gambut Kabupaten Aceh Barat masih berada dalam kondisi kritis. Tim di lapangan menemukan suhu bara api di bawah permukaan tanah mencapai 160 derajat celsius, sehingga berpotensi memicu penyebaran api dalam beberapa hari ke depan.
Kepala Pelaksana BPBD Aceh Barat T Ronald Nehdiansyah mengatakan bara api di lapisan gambut masih aktif membakar meskipun di sejumlah lokasi hanya terlihat kepulan asap. Menurutnya, karakteristik lahan gambut membuat api menyala di bawah permukaan tanah (subsurface fire) sehingga jauh lebih sulit dipadamkan dibandingkan kebakaran di lahan biasa.
Bara yang tersimpan di dalam gambut dapat kembali memunculkan kobaran api ketika cuaca panas dan kering. Karena itu, BPBD memperkirakan potensi meluasnya kebakaran masih tinggi setidaknya dalam dua hari ke depan, sehingga proses pemadaman harus dilakukan secara intensif dan berkelanjutan.
Untuk mempercepat pengendalian kebakaran, BNPB akan mengerahkan helikopter water bombing guna membantu operasi pemadaman dari udara. Operasi ini difokuskan pada titik api yang sulit dijangkau petugas darat, sekaligus menurunkan suhu ekstrem di lapisan gambut agar penyebaran api dapat segera dikendalikan.