Selat Hormuz Ditutup, Stok Minyak Indonesia Cuma Cukup Untuk 21 Hari, Bahlil : Kita Akan
Indonesia

Selat Hormuz Ditutup, Stok Minyak Indonesia Cuma Cukup Untuk 21 Hari, Bahlil : Kita Akan

Admin SA

Impor Minyak dari Amerika Serikat

Indonesia memutuskan untuk meningkatkan impor minyak mentah dari Amerika Serikat guna mengurangi ketergantungan pada pasokan dari Timur Tengah yang kini dilanda konflik. Langkah ini diambil menyusul kekhawatiran atas gangguan distribusi di Selat Hormuz yang menjadi jalur bagi 20 hingga 25 persen total impor minyak Indonesia.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan bahwa pengalihan ini bertujuan untuk menjaga ketahanan energi nasional di tengah melonjaknya harga minyak dunia. Ia menegaskan, “Untuk minyak mentah yang saat ini kami ambil dari Timur Tengah, sebagian kami alihkan untuk pembelian dari AS, sehingga kami memiliki kepastian mengenai ketersediaan minyak mentah kami.” Selain minyak, pemerintah juga tengah mencari pemasok alternatif untuk memenuhi 30 persen kebutuhan LPG yang selama ini berasal dari kawasan tersebut.

Strategi ini sejalan dengan komitmen Indonesia untuk membeli energi AS senilai 15 miliar dollar AS berdasarkan perjanjian perdagangan terbaru. Selain untuk meredam risiko inflasi akibat krisis energi global, langkah ini mendukung target Presiden Prabowo Subianto agar Indonesia mampu mencapai swasembada energi dalam lima hingga tujuh tahun ke depan.