Jumlah penduduk Indonesia pada Semester I 2026 tercatat mencapai 290.125.073 jiwa. Dari total tersebut, sebanyak 74.978.329 jiwa atau sekitar 25,84 persen masih berstatus belum atau tidak bekerja.
Data tersebut berdasarkan Data Kependudukan Semester I 2026 yang dirilis Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.
Rincian komposisi penduduk berdasarkan kelompok pekerjaan dipaparkan oleh Direktur Jenderal Dukcapil, Teguh Setyabudi, dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Dukcapil 2026 yang digelar pada Senin (3/8).
Berdasarkan data tersebut, kelompok penduduk yang belum atau tidak bekerja menjadi kelompok terbesar dengan jumlah 74.978.329 jiwa atau 25,84 persen dari total penduduk Indonesia.
Posisi berikutnya ditempati kelompok wirausaha dengan jumlah 69.733.714 jiwa atau 24,04 persen. Sementara itu, kategori pekerjaan lainnya tercatat sebanyak 53.941.725 jiwa atau 18,59 persen.
Teguh Setyabudi mengatakan bahwa kelompok wirausaha masih menjadi salah satu yang terbesar dalam struktur ketenagakerjaan nasional. Namun, ia juga menyoroti tingginya jumlah penduduk yang belum bekerja sehingga masih menjadi perhatian pemerintah.
Data Kependudukan Semester I 2026 per 30 Juni 2026 turut memuat rincian komposisi penduduk berdasarkan berbagai kelompok pekerjaan sebagai gambaran kondisi ketenagakerjaan nasional.