Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan bahwa anggaran rehabilitasi sektor pertanian untuk Aceh pascabencana hingga kini belum seluruhnya disalurkan kepada masyarakat. Hal tersebut disampaikan Andi Amran Sulaiman saat bertemu Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, di Jakarta, Selasa (5/8).
Dalam pertemuan tersebut, Menteri Pertanian menjelaskan bahwa Kementerian Pertanian telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,6 triliun untuk rehabilitasi sektor pertanian di tiga provinsi terdampak bencana. Dari total anggaran tersebut, Aceh menjadi daerah yang menerima porsi terbesar.
Meski demikian, menurut Andi Amran Sulaiman, dana yang telah disalurkan pemerintah pusat tersebut hingga kini belum diteruskan kepada masyarakat maupun kelompok tani oleh pemerintah kabupaten dan kota.
Ia mengaku kerap menerima pertanyaan dari warga saat berkunjung ke Aceh terkait realisasi bantuan tersebut. Menurutnya, pemerintah pusat telah mempercepat proses penyaluran anggaran, sehingga ia berharap Pemerintah Aceh dapat berkoordinasi dengan para bupati dan wali kota agar bantuan segera didistribusikan kepada para penerima.
Selain anggaran rehabilitasi, Menteri Pertanian juga menyampaikan bahwa Kementerian Pertanian telah menyalurkan berbagai bantuan berupa alat dan mesin pertanian, termasuk traktor, untuk mendukung pemulihan sektor pertanian di Aceh. Ia menambahkan, bantuan tersebut telah didistribusikan meski tidak dipublikasikan secara luas.