Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) tujuh pejabat utama (PJU) dan sembilan kapolres di Lobby Mapolda Aceh pada Rabu, 15 Juli 2026. Mutasi ini merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier personel Polri.
Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menjelaskan bahwa mutasi ini menindaklanjuti Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026. Langkah ini dinilai wajar guna meningkatkan profesionalisme, adaptabilitas, dan responsivitas kepolisian dalam melayani masyarakat.
Tujuh pejabat utama yang baru dilantik di antaranya adalah Kombes Pol. Iskandar ZA (Irwasda), Kombes Pol. Mohammad Ali Kadhafi (Karo Ops), Kombes Pol. Muhammad Saleh (Karo Rena), Kombes Pol. Aldinar R.J. Hanter Manurung (Karo Log), Kombes Pol. Gazali Ahmad (Dirresnarkoba), Kombes Pol. Moechamad Zainul (Dirpolairud), dan Kombes Pol. Henki Ismanto (Ka SPN).
Sementara itu, sembilan kapolres yang baru resmi menjabat adalah AKBP Agus Sulistianto (Aceh Barat), AKBP Ade Gita Rachmadi (Aceh Barat Daya), AKBP Ahmad Faisal Pasaribu (Sabang), AKBP Tendri Wardi (Pidie Jaya), AKBP Hyrowo (Langsa), AKBP Cakra Donya (Gayo Lues), AKBP Yulhendri (Bireuen), AKBP Rujiyanto Dwi Poernomo (Aceh Tenggara), dan AKBP Robby Ansyari (Aceh Tamiang).
Di sisi lain, para pejabat lama mendapatkan penugasan baru di berbagai wilayah kerja Polri dan beberapa di antaranya memasuki masa purnabakti. Kapolda Aceh menyampaikan apresiasi atas dedikasi pejabat lama, serta menginstruksikan pejabat baru untuk segera beradaptasi dan memperkuat sinergi demi menjaga keamanan di Aceh.