Stok BBM Kosong, SPBU di Aceh Tamiang Nyaris Tak Beroperasi
Aceh

Stok BBM Kosong, SPBU di Aceh Tamiang Nyaris Tak Beroperasi

Admin SA

Krisis bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Aceh Tamiang kian memburuk. Hingga Jumat (17/7/2026), sejumlah SPBU nyaris tidak beroperasi akibat kehabisan stok. Operator SPBU Kebun Tengah mengatakan pasokan BBM sudah tidak masuk selama dua hari terakhir. “Dari semalam (kemarin) sudah tidak masuk. Semua jenis BBM kosong,” ujarnya.

Kondisi serupa terjadi di SPBU Tanahterban yang tampak sepi sejak pagi hingga siang. Menjelang sore, antrean kendaraan besar mulai terlihat, namun hanya kendaraan berbahan bakar diesel yang masih bisa mengisi BBM. Sementara stok Pertalite dan Pertamax masih kosong.

Krisis BBM yang telah berlangsung lebih dari sepekan mulai berdampak pada aktivitas ekonomi dan pembangunan. Sejumlah material bangunan mengalami kelangkaan disertai lonjakan harga. “Contohnya semen, sekarang harganya sudah Rp78 ribu. Itu pun barangnya tidak ada,” kata Ahmad, pengelola Yayasan Pendidikan di Karang Baru.

Ahmad menjelaskan kondisi tersebut menghambat program revitalisasi sekolah yang didanai APBN karena pelaksana proyek kesulitan memperoleh material. “Susah sekali, semen dan pasir kosong. Kalaupun ada, harganya sudah tidak wajar,” ujarnya. Menurutnya, kelangkaan material berkaitan dengan krisis BBM yang membuat distribusi barang terganggu akibat tingginya biaya operasional dan terbatasnya pasokan bahan bakar.

Sumber : serambinews.com